Sorotjakarta,-
Rapat Koordinasi Nasional bidang Perpustakaan Tahun 2023 berjalan sukses dan lancar di Hotel Pullman Jakarta Central Park, dengan harapan menghasilkan kebijakan atau rekomendasi serta rencana program dan kegiatan tahun 2024.
Dalam Rakor yang dibuka secara resmi oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI tersebut, dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi, Kabupaten dan Kota se Indonesia, pakar, praktisi, ketua asosiasi profesi dan pihak terkait lainnya.
Adapun tema yang diangkat dalam Rakornas tersebut, “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inkluisi Sosial Untuk Kesejahteraan, Solusi Cerdas Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi.”
Dalam kesempatan tersebut wartawan sorotjakarta.com berkesempatan berbincang dengan Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, yang merupakan daerah baru pemekaran di Indonesia.
“Kami di Papua yang sudah mendapat beberapa bantuan terkait dengan pembangunan perpustakaan itu ada di daerah Kabupaten Merauke yang saat ini sedang dibangun perpustakaan yakni sejak tahun 2021 yang lalu. Sedangkan kami di Kabupaten Mappi sedang menuju ke pengusulan proposal untuk tahun 2024 agar mendapatkan bantuan itu.” Ujar Kadis Fransiskus Y. Jamlean, S.Sos.M.si
Masih ujarnya, “Dan saat ini kami lagi sedang giat-giatnya mengumpulkan para penggiat literasi untuk membangun dan mensosialisasi apa sebenarnya literasi itu, karena selama inikan orang hanya tahu literasi itu adalah bagaimana bisa membaca dan menulis atau berhitung.” Terang Fransiskus lagi.
Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan situasi perpusatakaan di daerahnya yang masih membutuhkan buku
“Memang kita disana masih kekurangan buku-buku referensi, memang ada bantuan- bantuan dari pusat dan juga provinsi tetapi sampai saat ini memang masih terasa kurang apalagi yang ada di kampung, tapi kami bersyukur dan berterima kasih kepada kementerian Infokom karena hampir semua kampung di daerah kami itu sudah ada jaringan internet 4G sehingga melalui jaringan itu para guru yang ada di kampung-kampung bisa mengakses internet dan mencari informasi terkait dengan bagaimana pengembangan dan meningkatkan minat baca.” Papar Fransiskus.
Menurutnya bantuan dari pemerintah Infokom merupakan salah satu hal yang luar biasa yang dirasakan oleh guru-guru di daerah Mappi.(yr)
