Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) diharapkan mampu tegak lurus menjaga proses demokrasi khususnya upaya mendegradasikan kinerja penyelenggara Pemilu.

Demikian harapan yang disampaikan Ketua DPW Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) Soegiarto Santoso melalui rilis yang diterima sorotjakarta.com, Sabtu, 18/2/2023.

Menurutnya upaya mendegradasikan tersebut terlihat dari proses yang ditangani di DKPP saat ini yang terlihat terlalu mengada-ada dari pihak pengadu dan LSM.

Untuk itu Soegiarto Santoso bersama Ormas/LSM/Akademisi meminta agar DKPP dapat bersikap menjaga marwah dan wibawa penyelenggara pemilu dengan mencermati beberapa hal:

“Pertama, apa yang diramaikan oleh sekelompok LSM di media massa dan yang diajukan kasusnya ke DKPP sangat berbeda baik tuduhan terjadi manipulasi hasil verifikasi faktual yang massif dibelasan bahkan puluhan KPU Kabupaten Kota karena faktanya hanya satu Kabupaten saja yang dinilai bermasalah.” Ujarnya.

Pengadilan opini yang diangkat ke publik tidak sesuai dengan janji fakta bukti ketika jalur hukum ditempuh.

“Kami menduga kelompok LSM yang membonceng oknum komisioner KPU tersebut sedang menjalankan agenda politik tertentu.” Tegas Ketua DPW PJBN DKI Jakarta tersebut.

Lalu hal kedua yang perlu dicermati yakni, upaya mendegradasikan penyelenggara Pemilu sudah dilakukan beberapa bulan belakangan ini dengan berbagai cara namun selalu gagal termasuk soal moralitas seksual dan lainnya. Hal ini harus dicermati bersama karena bisa saja cara-cara ini adalah cara awal untuk cipta kondisi ketika hasil Pemilu nanti tidak sesuai dengan harapan kelompok tertentu.

Hal lain yang perlu dicermati juga yakni, Kejanggalan kasus yang salah satunya memasalahkan pemaparan salah satu komisioner di depan ribuan orang penyelenggara pemilu dengan kalimat: harus tegak lurus dan yang tidak mau akan dimasukkan rumah sakit, dijadikan alasan persidangan adalah sangat mengada-ada.

“Bagaimana mungkin ribuan peserta merespon dengan tertawa lalu ada satu orang yang mengaku terancam? terlalu dibuat-buat alasan tersebut. Disiplin, tegak lurus, taat pada hierarki adalah bagian penting agar KPU dan Bawaslu bisa bekerja maksimal sebagai penyelenggara Pemilu. sebab konstitusi telah menegaskan KPU bersifat nasional tetap dan mandiri.” Ujar Soegiarto.

Hal penting berikutnya yakni, berharap di DKPP tidak terjebak meladeni skenario pihak tertentu dengan memanfaatkan segelintir oknum komisioner daerah yang dijadikan alat untuk merusak citra penyelenggara Pemilu secara keseluruhan.

Terakhir, hal penting lainnya yang perlu dicermati DKPP yakni KPU dan bawaslu tetap fokus bekerja dengan maksimal agar Pemilu berjalan lancar dan tidak terjebak permainan kelompok tertentu yang seringkali atas nama demokrasi namun sebenarnya memiliki agenda lain yang tersembunyi.

“Banyak elemenqq masyarakat percaya KPU dan Bawaslu akan mampu bekerja dengan baik.” Pungkas Soegiarto Santoso.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *