Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Komunitas Perempuan Pelestari Budaya Indonesia (KPPBI) merupakan suatu komunitas yang baru berusia 1 tahun, yang bertujuan untuk melestarikan budaya berkebaya yang pakem.

“Kita selalu kebaya sanggul jarik dengan pakemnya layaknya wanita Indonesia asli zaman dulu.” ujar Ketua Komunitas Dewi

Dalam kesempatan ngopi bareng alumni seri VII dengan tema Kebaya Goes To Unesco APPBI turut meramaikan acara tersebut dengan menggelar feshion show memawerkan budaya berkebaya.

“Kita diundang fashion show untuk mengisi acara di sini, disini setiap bulan ada ngopi bareng kebaya Nusantara ke UNESCO bersama alumni seri ketujuh yang dipimpin oleh bilmar Sitanggang jadi Kita diundang untuk memberi contoh bawah ini lho budaya Indonesia yang asli.” Terang Dewi sambil menunjuan pakaian kebaya yang dikenakan.

Menurut wanita cantik ini bahwa banyak komunitas, namun rata-rata masih bercampur dengan budaya yang lain, ia menegaskan bahwa kita harus tampil dengan budaya kita sendiri.

“Yang aslinya kebaya Indonesia tuh seperti ini, seperti yang dulu-dulu digunakan oleh istri Presiden Bung Karno, istri Presiden Soeharto dan lainnya, bahkan kemarin di acara Pak Jokowi pun sudah mulai dilestarikan Semua pejabat tinggi menggunakan kostum wanita Indonesia asli berkebaya jarik dan sanggul.” Papar Dewi.

Ia mengajak seluruh masyarakat tanpa melihat usia untuk ikut melestarikan budaya berkebaya asli Indonesia.

“Mari kita lestarikan dan kita gunakan yang sesimpel mungkin jangan kita tinggalkan budaya kita. Kami sebagai ibu-ibu yang saat ini masih bisa memviralkan atau memberi contoh.” Tutup Dewi.(ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *