Sorotjakarta,-
Kongres IV Pimpinan Pusat (PP) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa resmi dibuka
oleh Menpora Zainuddin Amali serta dihadiri juga oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ketua PBNU KH Umarsyah, beberapa perwakilan Kementerian dan BUMN, Ketua Umum Pagar Nusa M Nabil Haroen dan jajaran serta pengurus dan wakil Banom dan Lembaga Nahdlatul Ulama.
Kongres tersebut selain beragendakan pemilihan ketua umum juga akan membahas beberapa hal penting untuk memperbaiki sistem dan tata kelola organisasi Pagar Nusa ke depan, diantaranya soal manajemen dan peraturan organisasi.
Diperkirakan ada dua ribu pendekar hadir dalam pembukaan Kongres Pagar Nusa ini dari seluruh Indonesia serta beberapa negara lain.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa, M Nabil Haroen menerangkan, program ini merupakan lanjutan dari kerja sama yang dibangun antara Pagar Nusa dengan institusi Polri.
“Kami berdiskusi dengan Pak Kapolri, mengundang seluruh perguruan silat PSNU untuk merumuskan pencak silat polri,” kata Nabil di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta Timur, 5/11/2022.
Kader PDIP tersebut menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan untuk menjaga warisan budaya Indonesia, salah satunya yaitu pencak silat.(yr)
