Sorotjakarta,-
Ajang bergengsi yang berlangsung di Jakarta Convention Center bidang produk unggulan daerah mendapat respon positip dari masyarakat, terlihat dari pengunjung yang selalui membanjiri ivent acara sejak dibuka pada 22 hingga 25 September.
Iven yang dibuka oleh Ibu Negara Iriana Jokowi adalah ajang promosi berbagai produk unggulan dari seluruh Indonesia, dan antusias pengunjung membuktikan geliat ekonomi kian membaik pasca pandemi covid.
Salah satu produk unggulan daerah yang hadir dan sempat di wawancarai tim media sorotjakarta.com yakni stand Provinsi Maluku, khususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Dalam kesempatan tersebut Ibu Pj Dekranasda Jacomina A. Salakory, S.Kep, Ns, M. Kes menyambut media dengan senyum sapa yang ramah.
Ia menerangkan betapa beragamnya produk-produk yang di hasilkan oleh pengrajin di Maluku, baik kerajinan tangan maupun tenun. Ide dan karya pengrajin dalam menciptakan suatu produk luar biasa, hingga ada pada iven bergengsi ini, ucapnya.
“Hasil kerajinan mereka bermacam-macam, ada tenun, kerajinan tangan dari kayu yang di olah menjadi bermacam produk, salah satunya tempat tisu, ada kerajinan dari tempurung kelapa, ada juga kerajinan dari tanah liat yang dibuat menjadi tempat papeda yakni makanan khas maluku.” Ucap Jacomina
Masih ucapnya, “Ada mutiara, anting, juga tenun yang menurutnya tenun merupakan hasil dari pengrajin yang turun temurun dalam suatu keluarga, hingga kini mereka tetap eksis.” Terangnya lagi.
Dari seluruh produk unggulan yang dipamerkan Provinsi Maluku memiliki nilai jual yang tak kalah dengan daerah lain, bahkan pangsa pasar produk tersebut telah menembus pasar luar negeri.
“Hasil dari para pengrajin di Maluku seluruhnya di tampung oleh Dekranasda, sebagai mitra dalam mempromosikan dan membina para pengrajin, lalu hasil tersebut di kembalikan ke para pengrajun.” Tambah Jacomina.
Ia berharap dalam acara Kriya Nusa, seluruh produk UMKM di Maluku dapat di kenal oleh masyarakat, dan para pengrajin yang hadir saat ini mendapat pengalaman dan ide- ide baru dengan berinteraksi dengan pengrajin daerah lain sehingga kedepan mampu menciptakan kreasi baru.(yr)
