Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Memang saat ini masyarakat harus menjalani kehidupan berdampingan dengan Covid-19 yang sudah lama menjadi wabah (pandemi).

Untuk itu, awak media berkesempatan mewawancarai Dr. Lela Nurlaela Wati, SE, MM selaku Ketua STIE Muhammadiyah mengatakan sebagai bentuk peduli mendukung program pemerintah.
“Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 ini, STIE Muhammadiyah bekerja-sama dengan Polsek Setia Budi,” katanya dengan ramah.

Kampus STIE Muhammadiyah sebelum membuat kegiatan Vaksin Booster juga telah menggelar Vaksinisasi tahap I dan II yang bekerja-sama dengan TNI.

Virus yang terus bermutasi, sambungnya, maka diperlukan booster.
“Kegiatan ini dapat “memperpanjang Imunitas setelah divaksin booster. anti body setelah divaksin akan naik, kita ketahui virus covid-19 Omicron terus bermutasi,” tambahnya saat ditemui awak media sesudah vaksin Senin (11/4/2022) di STIE Muhammadiyah Jl Minangkabau Nomor 60 Manggarai, Setia Budi Jakarta Selatan.

Vaksin yang disediakan pada kegiatan selama dua hari ini yaitu 11-12 Maret dengan vaksin AstraZaneca dan Phifzer untuk lansia.

“Sasaran yang hendak dicapai adalah Citivas akademi STIE Muhammadiyah, masyarakat sekitar kampus dan masyarakat yang mau ikut vaksin booster, dosis yang disediakan berapa pun tergantung peminatnya, tenaga kesehatan dari Polsek Setia Budi dan Klinik Kampus STIE Muhamadyah,” ujarnya dengan ramah.

Harapannya agar dapat memutus mata rantai penularan Covid -19, di Kecamatan Setia Budi khususnya STIE Muhammadiyah dan masyarakat sekitarnya.

“Memang vaksin booster ini mampu mencegah / mengurangi penularan Covid 19, karena varian baru (bermutasi), sehingga mempunyai imunitas agar terbentuk anti bodi agar tidak terserang varian baru,” ungkapnya.

STIE Muhammadiyah menjadi salah satu pelopor sebagai Peguruan Tinggi Swasta yang menggelar Vaksinisasi Booster.(bdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *