Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Survey CISA yang menempatkan Prabowo-Puan jauh diatas AHY-Anies sebagai bentuk kepanikan dan kegetiran pihak tertentu, dengan membuat survey seperti itu, malah justru AHY semakin melaju dengan gesit.

Sepertinya pihak- pihak tertentu tidak menyadari bahwa Survey itu hanya mengambil sample saja, dengan bahasa lain sample diambil ngacak tidak menyeluruh, sedangkan masyarakat Indonesia luas, sadari atau tidak bahwa masyarakat merindukan pemimpin yang fres, masih segar, tegas, cerdas, jiwa leadership nya bagus dan usia yang relatif masih muda untuk menakodai bangsa Indonesia kedepan, semua kemelekatan itu ada pada sosok AHY.

“AHY semakin membumi dan melangit, dan Demokrat partai yang paling punya prinsip dan siap mengambil ceruk massa Nahdliyin dan nasionalis dari Jokowi ke perolehan suara Demokrat” ujar Farkhan, Sabtu, 24/4/2021

Farkhan menyebut Prabowo kini sudah banyak ditinggalkan pendukungnya. “Blundernya kawan itu banyak, mulai dari mendukung UU Omnibuslaw, UU Minerba, Revisi UU KPK, artinya Gerindra tak ada bedanya sama partai pemerintah lain” ujar Farkhan.

Blunder berikutnya yaitu akibat ucapan dahnil dan andre rosade yang kerap meremehkan kekuatan 212 dalam pemenangan pilpres.

“Jadi negara apa kalau apa-apa kita lihat survey, turun saja ke masyarakat, mereka pinter dan tahu mana yang melangit itu” pungkas Farkhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *