Sorotjakarta,-
Pengamanan informasi berklasifikasi milik negara telah dilakukan oleh Insan Persandian sejak awal kemerdekaan Indonesia. Dimulai dari Jawatan Tehnik Bagian B Kementerian Pertahanan pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan semasa ibu kota pemerintahan berada di Yogyakarta lalu saat Pemerintahan Darurat RI di Bukittinggi hingga untuk mendukung komunikasi dengan garis depan perlawanan bersenjata
dan kegiatan diplomasi di Kementerian Luar Negeri serta Perwakilan RI di New Delhi, Den Haag dan New York.
Amir Syarifoeddin sebagai Menteri Pertaahanan yang menjabat saat itu memandang perlu adanya pengamanan komunikasi di Kementerian Pertahanan dan Angkatan Perang. Pada tanggal 4 April 1946 Menteri Pertahanan memerintahkan Roebiono Kertopati untuk membentuk Dinas Kode yang kemudian dikenal dengan Djawatan Sandi sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pertahanan nomor 11/MP/1949 bertanggal 2 September 1949. Konteks sejarah tersebut membuat 4 April ditetapkan sebagai Hari Lahir Persandian Republik Indonesia yang kini tetap dilestarikan sebagai tonggak lahirnya Badan Siber dan Sandi Negara.
Dalam rangka HUT Persandian ke-75 BSSN RI dan sebagai media edukasi kepada masyarakat, BSSN mempersembahkan Podcast Keamanan Siber Untuk Masyarakat (PodKam_SiMas) edisi Spesial HUT ke-75 BSSN RI dengan judul “Mengenal Bapak Persandian Indonesia”. Episode ini akan mengajak masyarakat untuk lebih mengenal lebih dekat sosok Roebiono Kertopati sebagai Bapak Persandian Indonesia. Pada episode ini kami mengundang dua narasumber yaitu Raskas Roebiono (anak bungsu Roebiono Kertopati) dan Setyo Budi Prabowo (Kepala Museum Sandi). dari kedua narasumber tersebut kita akan menggali sosok Roebiono Kertopati dari sisi keluarga dan juga instansi beliau mengabdi
