Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono kembali menggelar konfrensi pers terkait KLB Partai Demokrat yang di gelar di Sibolangit pada tanggal 5 Maret yang lalu, kali ini anak Presiden RI ke 6 ini menghadirkan salah satu peserta KLB, eks Wakil Ketua DPC Kota Mobagu, Sulawesi Utara, Gerald Piter Runtuthomas di DPP Partai Demokrat, Senin, 8/3/2021.

Dari tayangan vidio Gerald mejelaskan panjang lebar tentang KLB yang berlangsung di Sibolangit, Sumatera Utara hingga iming-iming uang

Apa yang terjadi dan di alami oleh Partai Demokrat saat ini tentu harus kita perbaiki bersama demi kehidupan dan sehatnya demokrasi yang ada di Indonesia. Demikian dikatakan Sekretaris Dewan Pertimbangan DPP Partai Demokrat, Carolus Bolly pada media usai acara konfrensi pers.

“Apa yang terjadi di Partai Demokrat tentu menjadi pembelajaran yang berharga buat bangsa, buat kita semua, dan buat partai-partai politik di Indonesia untuk terus menjaga kehidupan demokrasi yang baik, karena dengan kehidupan demokrasi yang baik akan menjamin terselenggaranya proses penyelenggaran pemerintahan yang baik. Sekali lagi ini merupakan pembelajaran yang berharga bagi kehidupan demokrasi bangsa Indonesia.” Terangnya.

Sebelumnya Carolus Bolly dengan tegas mengatakan, berdasarkan AD/ART Partai Demokrat bahwa KLB tersebut adalah inkonstitusional.

“Dengan menyerap berbagai aspirasi dari pengurus dan para kader di seluruh Indonesia juga berdasarkan konstitusi Partai yaitu AD/ART yang sah dan terdaftar secara resmi di Kemenkumham pada tahun 2020, maka Dewan Pertimbangan Partai Demokrat juga memberikan suport sepenuhnya terhadap setiap langkah politik yang saat ini di laksanakan oleh Ketua Umum AHY dan jajarannya.” Tambah Carolus Bolly

Terkait testimoni yang di sampaikan oleh wakil ketua DPC Kota Mobagu, Sulawesi Utara Ia mengatakan, “Testimoni tersebut untuk memberikan bukti-bukti akurat kepada masyarakat, karena sejak awal Ketum AHY memberikan konfrensi pers kita di tuduh macam-macam, seakan-akan ada sebuah skenario yang di buat oleh Partai Demokrat untuk meningkatkan elektabilitas.”

“Dengan adanya KLB dan menunjuk Moeldoko sebagai Ketum ini juga telah membuktikan kepada masyarakat bahwa Partai Demokrat telah memberikan dan menyampaikan semua hal yang vaktual berdasarkan data dan informasi yang falid.” Jelas Carolus lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *