Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Presidium Penyelamat Partai Berkarya telah selesai melaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) dengan beberapa hasil diantaranya perubahan nama Partai Berkarya menjadi Partai Beringin Karya dan terpilihnya Ketua Umum Partai Beringin Karya Mayjen(Purn) Muchdi Purwoprandono periode 2020-2025.

“Sebagaimana awal berdirinya partai Berkarya ini memang namanya Beringin Karya yang disingkat Berkarya,” demikian dikatakan Badaruddin Andi Picunang usai menggelar prescom secara virtual di Jakarta, Sabtu, 11/7/2020.

Andi Picunang juga menjelaskan terkait insiden di Hotel Grand Kemang, “Kami sudah mendapatkan izin dan pemberitahuan ke pihak terkait tentang pelaksanaan Munaslub yang tadi pagi harusnya kami mulai, namun dirusak oleh teman-teman yang merasa juga para pemilik atau pengurus dari Partai Berkarya, untung saja kami menahan diri karena takut terjadi perseteruan fisik. Jelasnya

“Kami juga menyampaikan bahwa di Munaslub kali ini secara administrasi kami melaksanakan sesuai dengan AD/ART Partai Berkarya dan juga dari pemerintah dalam hal ini undang-undang partai politik nomor 2 tahun 2011 dimana Partai harus hidup harus dikelola secara demokratis dan perlu adanya evaluasi -evaluasi.”

“Melihat kondisi partai fakum, tidak ada terjadinya proses pelaksanaan yang baik dalam hal manajemen untuk pengelolaan partai sehingga kebijakan-kebijakan yang di dapatkan teman-teman di daerah adalah kebijakan sepihak tidak diputuskan secara demokratis, bahkan pasca Rapimnas 3 di Solo di mana pada saat itu saya selaku Sekjen dan memimpin kegiatan itu untuk mengangkat Pak Tomi menjadi Ketua Umum dan pak Priyo menjadi Sekjen, ternyata jauh dari harapan begitu pula dengan pengelolaan partai tak pernah melakukan rapat- rapat evaluasi baik itu rapat harian maupun rapat pleno.”

Lanjut ucap Andi Picunang yang juga selaku Sekjen di Partai Beringin Karya “Hingga pada Maret 2020 beberapa forum-forum diskusi memberi masukan kepada partai untuk segera melakukan evaluasi namun tidak digubris dan puncaknya adalah terbentuknya Presidium Penyelamat Partai Berkarya dengan program utamanya melaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa.”

Mengakhiri wancaranya Andi Picunang menjelaskan tentang bendera yang tadinya berwarna kuning di rubah menjadi dasar warna putih, logo sama cuma nama di bawah bertuliskan Partai Beringin Karya dan dalam 1X24 jam kami akan susun bersama tim formatur, dan insya Allah kami akan serahkan ke pemerintah untuk segera mendapat pengesahan sehingga langkah kami untuk memperbaiki partai ini lebih baik dan memiliki dasar hukum untuk melangkah ke depan.

Persoalan ada pro dan kontra niat kami tulus ikhlas untuk membangun partai ini yang kami bangun bersama teman-teman di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *