Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Munaslub partai Berkarya yang di gelar oleh Presidium Penyelamat Partai Berkarya mendapat penghalangan oleh DPP hingga penurunan atribut partai.

Kekecewan di rasakan oleh beberapa DPD yang hadir untuk mengikuti Munaslub yang sekiranya berlangsung di Grend Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu, 11/7/2020.

Salah satu DPD Berkarya Kabupaten Penajam Paser Utara mengatakan, “Kami tidak tahu akan terjadi seperti ini, marilah kita selesaikan dengan baik tidak perlu dengan cara-cara kekerasan, karena kita ini satu bendera atau satu mangkok.” Ucap Jamaludin.

Lanjut di katakannya bahwa suara Partai Berkarya masih banyak di minati oleh masyarakat karena sosok Soeharto masih melekat di Partai Berkarya.

“Sekarang permasalahannya adalah bagaimana cara kita untuk perbaikan partai kedepannya agar lebih maju dan di percaya masyarakat luas sebagaiman mereka menginginkan jaya-jayanya di orde baru, jadi mari kita duduk bersama.” Ucapnya.

“Demi kemajuan Partai Berkarya, kami setuju di gelarnya Munaslub, karena selama ini kami DPD merasa tidak di perhatikan atau kurang perhatian dari DPP.” Jelasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *