Sorotjakarta,-
Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar acara konferensi mahasiswa dengan tema “Konsolidasi Mahasiswa Dalam Pelaksanaan Demi Pencapaian Sustainable Development Goals Di Indonesia”. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi mahasiswa sebagai Agent of Change dan generasi millenial yang seharusnya mimpi mengambil peran dalam pembangunan daerah atau pembangunan nasional.
Topik pembahasan yang menjadi agenda dalam konferensi mahasiswa yang berlangsung di Auditorium UIN Syarif Hidayatullah, 3 hingga 6 Desember mendatang, salah satunya adalah “strategi mewujudkan kedaulatan pangan dan lumbung pangan dunia 2030 tanpa kemiskinan dan kelaparan.”
Konferensi mahasiswa turut di hadiri oleh Direktur Pengadaan (Bulog)) Mayjend (Purn) Dr. Bachtiar S.IP M.Ap, Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng, Ketua Komite Pedagang Pasar Abdul Rosyid dan sekitar 83 institusi dengan jumlah peserta 150 orang.
Menurut Mayjend (purn) Dr.Bachtiar S.IP M.AP untuk menuju dan mencapai kedaulatan pangan dan menjadi lumbung pangan dunia maka harus mengembangkan dan membangun SDM yang memadai intensifikasi, revitalisasi dan penataan kembali on form dan of form. Kemudian perlu juga mendorong BULOG untuk diberikan kewenangan yang lebih luas di bidang pangan.
Selaku Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng dalam pemaparannya mengatakan, harus ada perubahan sistem politik ekonomi yang baru dan inklusif. pemerintah juga perlu mengembangkan dan membantu pembentukan Badan Usaha Milik Rakyat. Sehingga usaha-usaha mikro pun bisa berpartisipasi dalam mewujudkannya.
Abdul Rosyid selaku Ketua komite pedagang pasar mengatakan perlu adanya perhatian kepada petani dan para pedagang karena yang menjadi persoalan sampai saat ini adalah distribusi atau mata rantai yang masih panjang dari petani kepada konsumen. Sehingga harga ditingkat petani rendah sedangkan ditingkat konsumen tinggi, hal ini terjadi karena masih banyak cukong yang harus diberantas dan dipotong distribusinya, jelasnya.
Ahmad Nabil Bintang, Ketua Umum Dema UIN Jakarta mengatakan agar pangan di Indonesia lebih makmur untuk kesejahteraan rakyat Indonesia karena ini sangat penting mengingat SDGs adalah program yang harus dilaksanakan oleh pemerintah. Tapi perlu diingat rencana ini perlu diimplementasikan dengan baik. Sehingga SDGs bisa di laksanakan dengan optimal. “Kedaulatan bangsa terletak pada kepercayaan rakyat terhadap pemerintah, tolong jaga kepercayaan rakyat semoga dapat bekerja sesuai ammanah rakyat.” Jelas Nabil.(yurike)
