Sorotjakarta,-
Pameran Kuliner Internasional yang berlangsung sejak tanggal 21 November dan berkahir sore kemarin 24 November 2018, masih terus dibanjiri pengunjung.
Pada hari terakhir nampak yang lebih menyedot perhatian pengunjung adalah kompetisi -kompetisi menyeduh teh, kompetisi yang kali pertama diadakan ini terdiri dari dua kategori yakni, Tea Brewing dan Tea Mixologist.
Head of Promotion Asosiasi of Indonesia Specialty Tea (AISTea), Ratna Soemantri yang sekaligus pakar teh, menjelaskan
tujuan diadakannya kompetisi seduh teh ini, untuk memperkenalkan bahwa teh selain dinikmati sebagai minuman hangat juga bisa dikreasikan menjadi minuman modern. Menambahkan teh ke dalam minuman bisa menambah nilai dari minuman tersebut karena teh dianggap sebagai minuman yang punya banyak manfaat untuk kesehatan, banyak ragam dan juga cerita menarik yang bisa diangkat,” Jalas Ratna.
Menurut Ratna, selama ini tea mixologist merupakan sesuatu yang baru menurut kebanyakan masyarakat Indonesia.
Para peserta kompetisi ini kebanyakan dari barista dan chef yang mulai mempelajari teh dan tertarik mengkreasikan teh dalam minuman mereka.
Dikatakannya, berhubung masih baru demandnya terbuka lebar mengingat bisnis kafe pertumbuhan sangat tinggi dan tidakbtertutup kemungkinan membutuhkan variasi minuman yang berbeda guna meningkatkan daya saing.
Pada kesempatan yang sama pihak Kristamedia Pratama selaku penyelenggara pameran menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta pameran dan seluruh stake-holder lainnya sehingga acara pameran yang berlangsung selama 4 hari berjalan sukses sebagai mana yang diharapkan, dan yang lebih menggembirakan adalah target pameran terlampaui dengan baik. (yurike)
