Sorotjakarta,-
Pemerintah terus berupaya meningkatkan pemahaman para aparatur pemerintah Indonesia terhadap aturan organisasi perdagangan dunia(WTO), salah satu cara yang di lakukan pemerintah adalah menggelar acara seminar nasional dengan judul “Challengges is the Implementation of WTO Regulation on Subsides and Countervailling Measure and in the Disoute Settlemne Mechanisme.” Acara berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, 18/10/2018.
Acara seminar nasional ini merupakan hasil kolaborasi Ditjen Perdagangna Luar Negeri Kementrian Perdagangan dengan KBRI di Washington, AS. Dengan menghadirkan para pembicara antaralain Ptof. James Bacchus mantan ketua Badan Sengketa WTO, Sondang Anggraeni mantan Duta Besar Indonesia di WTO, Erry Bundjamin dari Praktisi Hukum Perdagangan Internasional dan para peserta seminar yang terdiri dari Asosiasi Industri, Akademisi dan Praktisi Hukum Perdagangan Internasional.
Direktur Jendral Perundingan Perdagangan Internasional, Iman Pambagyo yang membuka acara seminar mengatakan “Peningkatan pemahaman aparatur negara sangat penting. Dengan pemahaman yang baik maka Pemerintah Indonesia dapat mengamankan kebijakan nasional dan sekaligus sejalan dengan aturan WTO.”
Seminar nasional ini diharapkan agar para peserta mampu menumbuhkan semangat untuk terus mengembangkan pengetahuan di layanan aturan Internasional, khususnya agar mampu menjawab tantangan melahirkan kebijakan nasional yang tidak hanya efektip dalam mencapai tujuan namun harus kuat dan tangguh jika di desak kepentingan Internasional.(yurike)
