Jakarta,–
Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) baru-baru ini kembali menggelar prosesi Sidang Senat Terbuka dalam Wisuda Ke-64 tahun akademik 2017/2018 diikuti 1.242 wisudawan, bertempat di Gd. Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Rabu 10/10/2018.
Rektor Unindra Prof Dr H Sumaryoto menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus dan segenap pimpinan akademik, para calon wisudawan serta seluruh keluarga para wisudawan dan tamu undangan lainnya.
“Alhamdulillah pada pagi hari ini Unindra yang insya Allah mewisuda sebanyak 1.242 mahasiswa, jumlah ini terdiri atas 1.082 lulusan strata satu (S1), dan 160 lulusan program magister (S2). Dalam kurun waktu 2017-2018 ini, Unindra sudah melaksanakan lima kali wisuda,” Ujar Prof Dr H Sumaryoto, pada kata sambutannya.
Dikatakan Sumaryoto, berkali-kali sudah kami katakan, kami tetap konsisten pada aturan-aturan Permenristekdikti Nomor 61 Tahun 2016 tentang Sistem Pelaporan Perguruan Tinggi, dan ini kami laporkan berkali-kali. Apakah tidak bermasalah, insya Allah tidak, karena sudah memenuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku sudah punya cara pengembangan berapa semuanya dalam proses. Jadi kalau ada anggapan bahwa kita terima mahasiswa tanpa peduli dengan pelayanan itu keliru,” tegas Sumaryoto.
Lanjut Sumaryoto mengatakan, secara internal beasiswa untuk program S3 bagi para dosen itu di perguruan tinggi seperti di Universitas Pakuan Bogor mencapai 21 dosen. Hal ini untuk mendukung proses mengajar, dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan mutu dosen. Di sisi lain Unindra juga sedang menambah fasilitas sarana dan prasarana penunjang proses perkuliahan.
“Namun ada satu yang lain yang harus kita patuhi, yaitu tentang ketentuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Kita ikuti aturan dan prosedur yang berlaku, sesuai kebijakan pemerintah daerah, mungkin bisa dibayangkan, untuk yang diwisuda bukanlah sedikit untuk ukuran perguruan tinggi, dan sudah terbayang dengan tambahan lulusan terutama S1 dan S2 rata-rata sudah punya profesi dan pekerjaan, serta tugas mulia dalam mengentaskan kebodohan,” tutur Sumaryoto.
Adapun wisudawan yang dilaksanakan kali ini dari program pendidikan (prodi) strata satu (S1) sebagai berikut: prodi Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Fisika, Arsitektur, Teknik Industri, Informatika, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris. Sedangkan dari prodi magister (S2), yakni prodi Pendidikan IPS, Pendidikan Matematika dan IPA, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Bahasa Inggris. (yr)
