Sorotjakarta,-
GEM Indonesia kembali menyelenggarakan INAMARINE ke-8, adalah sebagai bentuk konsisiten GEM Indonesia dalam rangka mendukung kemajuan industri maritim dan komponennya, acara berlangsung di Jiexpo Kemayoran, tanggal 25-27 Juli 2018.
INAMARINE adalah wadah yang sangat potensial untuk bertemu dan berinteraksi bagi para pelaku industry maritime nasional maupun international serta untuk mendapatkan informasi terbaru tentang produk, jasa dan teknologi terkini dari industry perkapalan.
Direktur GEM Indonesia Baki Lee dalam sambutannya mengatakan, potensi laut Indonesia diprediksi meningkat di masa datang, mengingat prospek perkembangan perekonomian di wilayah Asia masih menjanjikan, Indonesia memiliki Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang terbentang 2,4 juta kilometer dengan potensi kekayaan alam yang siap diekslpoitasi, transportasi laut adalah solusinya.
Pameran INAMARINE 2018 di ikuti lebih dari 300 peserta yang berasal dari 22 negara dengan target pengunjung 15. 000 dari kalangan profesional/ pebisnis alat mesin pertanian dari dalam dan luar negeri.
INAMARINE mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Perusahaan Lepas pantai Indoensia (IPERINDO), Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI), Praktisi Maritim Indonesia (PRAMARIN), perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI), Asosiasi Coating Indonesia (ASCOATINDO), Indonesia Welding Society (IWS) dan Indonesia Welding Engineering Society (IWES).
Pameran INAMARINE 2018 dilaksanakan bersamaan dengan INACOATING (Industri Pengencatan Kapal) dan INAWELDING (Industri Pengelasan Kapal).(yurike)
