Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Dalam rangka mengenang Reformasi yang membawa korban 4 mahasiswa Trisakti meninggal dunia maka Universitas Trisakti menggelar acara Seminar Nasional dengan mengangkat tema “Empat Pejuang Reformasi Dalam Pusaran Huru-hara Mei 98,” di Auditorium Gedung D Kampus Triskti, Senin 28/5/2018.

Acara seminar Nasional 20 tahun Reformasi ini di hadiri oleh Rektor Trisakti Ali Gufron, Sekertaris Kementrian Sosial RI Hartono Laras, Ketua Ikatan Alumni Trisakti yang di wakili oleh Ahmad Kurniawan, Presiden Mahasiswa Trisakti dan Dosen serta para Bem se Jabodetabek.

Era Reformasi sudah bergulir selam 20 tahun dampak dari itu semua sudah dapat kita rasakan dari sebuah Negara yang ototarianisme menjadi sebuah Negara yang Demokratis, semua itu membutuhkan tidak sedikit pengorbanan, bahkan nyawa dan darah taruhannya.

Mereka yang gugur saat kejadian Mei 98 adalah 4 mahasiswa Trisakti mereka menjadi martir dari sebuah perubahan yang terjadi pada bangsa ini , yang mana nasib kasusnya sampai sekarang masih jauh dari kata adil.

Gugurnya 4 mahasisa Trisakti saat itu merupakan sebuah gerbang menuju sebuah perubahan namun 4 pejuang Reformas masih di selimuti awan gelap hingga sekarang.

Untuk mengenang jasa para pejuang Reformasi maka Universitas Trisakti memandang perlu untuk memberikan gelar/ tanda jasa Pahlawan untuk memberikan inspirasi bagi anak- anak muda penerus bangsa.(yurike)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *