Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Laoly membuka acara Hari Kekayaan Intelektual Sedunia yang jatuh setiap tanggal 26 April dengan menghadiri Intellectual Property Expo 2018 dengan tema ” Generasi Indonesia yang Inovatif, Kreatif dan Berkarakter” acara berlangsung di Monas, 26/4/2018.

Intelektual Properti Expo di ikuti oleh Kanwil Kemenkumham se Indonesia, dengan masing- masing produk yang siap untuk di daftar Indikasi Geografisnya.

Mengingat dengan di canangkannya tahun 2018 sebagai tahun Indikasi Geografis diharapkan mulai saat ini semakin banyak potensi-potensi produk Indikasi Geografis yang di daftarkan.

Saat ini terdapat 65 Indikasi Geografis yang terdaftar di Indonesia, di mana 59 Indikasi Geografis berasal dari dalam negeri untuk jenis produk antaralain Kopi, Teh, Beras, Madu, Ubi, Lada, Pala, dan Gula. Pendaftaran terbaru Indikasi Geografis dari wilayah Indonesia antaralain Beras Raja Ucok, Kopi Lintong, dan Kopi Arabica Flores Manggarai.

Pelayaan di bidang Kekayaan Intelektual juga menjadi hal yang perlu di perhatikan, saat ini Kementrian Hukum dan HAM telah menggagas dan meluncurkan layanan Online kekayaan intekektual dengan slogan “e- Casaka: PASTI PATEN,” dengan memberikan layanan yang PASTI, Prima, Aman, Terukur, Efektif, dan No Pungli terhadap perlindungan “Cipta, Karsa dan Karya” Intelektual di Indonesia.(yurike)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *