Sorotjakarta,-
Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur memiliki banyak hasil alam berupa tumbuhan yang dapat di gunakan untuk bahan pewarna alam untuk pembuatan kain batik, salah satunya adalah pohon Ulin selain di gunakan untuk bahan bangunan, ukiran atau pahatan, ternyata oleh Kelompok batik, ” Batik Maju Bersama” di gunakan sebagai bahan pokok untuk pewarna batik, demikiap ucap Juwita, selaku ketua Kelompok.
Juwita merintis usaha “Batik Maju Bersama” sejak tahun 2010 melalui pelatihan yang di selenggarakan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan, berkat kegigihannya Juwita kini memiliki 20 orang anggota, dengan hasil produksi sebulannya 30 potong kain Ulin.
“Batik Ulin hasil produksinya dan teman-teman telah memasuki pangsa pasar di mulai dari orderan beberapa pejabat daerah setempat, hingga orderan dari luar daerah, tambah juwita, saat di wawancarai di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah, 20/4/2018.
Batik Ulin yang berasal dari Kutai Timur ini memiliki corak warna yang identik dengan warna hitam dan coklat dengan hiasan bergambar akar Roros di tengah kain, sehingga membuat batik Ulin terlihat cantik dan kalem.
“Saya berharap agar bahan dasar kain untuk pembuatan Batik Ulin yang selama ini di datangkan dari daerah Jogya, dapat diproduksi di daerah Kalimantan, Jadi bagaimna kami bisa jual dengan harga murah, sedangkan bahan dasar kain dari luar daerah dan pewarna alam ada di Kaltim, harapannya semoga kedepannya ada jalan keluar untuk pengadaan bahan dasar kain, sehingga kita bisa lebih banyak lagi menyerap lapangan pekerjaan yang dampaknya pada perbaikan perekonomian,” harapnya.(yurike)
