Sorotjakarta,-
Mengawali tahun 2018, sebanyak 435 wisudawan dari Sekolah Tinggi Managemen IMMI yang terdiri dari D3,SI dan S2 dilepas setelah menyelesaikan program studynya. Acara wisuda ini berlangsung di Gd. Sasono Langgen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur 10/4/2018.
Acara wisuda di hadiri Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI), Budi Jadmiko, Ketua Yayasan Mitra Bangsa Sejahtera Yeni Budiarsi, Pembina Yayasan Zaharuddin, Kepala Dinas Pendidikan DKI, Ketua Kopertis III yang di wakili Putut Pujogiri, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi S.E., M.A.P. dan Laksaman Madya Edi Sucipto Asisten Potensi Maritim Kasal, termasuk dari kalangan Alumni lainnya.
Wisuda ke- 32 tahun 2018 ini ada yang berbeda dimana para lulusannya lebih banyak di dominasi dari kalangan perwira Angkatan Laut yang berjumlah 206 dari 435 kelulusan yang di wisuda, khususnya S1 dan S2 dari Angkatan Laut, walaupun ada juga dari kalangan sipil.
Sekolah Tinggi Managemen IMMI yang bernaung di bawah Yayasan Mitra Bangsa Sejahtera, telah menjalin kerjasama dan bermitra dengan Dinas pendidikan Angkatan Laut dalam menciptakan para lulusan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di kesatuan Angkatan Laut, kerjasama yang di mulai pada tahun 2010 hingga sekarang telah banyak mencetak lulusan salah satunya adalah Laksaman Muda TNI Edi Sucipto, S.E., yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pembinaan Potensi Maritim Kasal.
Dalam sambutannya Kopertis Wilayah Tiga yang di wakili oleh Putut Pujogiri, SH mengucapkan trimakasih yang sebesar-besarnya pada TNI AL atas kerjasamannya dan kepercayaannya pada Sekolah Tinggi Managemen IMMI, dalam rangka mencetak lulusan yang handal dan siap bersaing.” Ucap Pujo.
Di tempat terpisah Kepala Staf Angkatan Darat, Laksamana TNI, Ade Supandi, SE, M.A.P, ketika dimintai komentarnya usai menyampaikan orasi ilmiah mengatakan, kami selalu memberi dukungan dan kesempatan kepada para perwira Angkatan Laut dalam menuntut ilmu, demi meningkatkan kompetensi mereka dalam menjalankan tugasnya di perguruan mana saja asalkan yang minimal berakreditasi B, kebetulan kita telah bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Managemen IMMI,” jelas Ade Supandi.(yurike)
