Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Musyawarah Nasional (MUNAS) Masyarakat Ahli Survey Kadaster Indonesia ( MASKI) di laksanakan yang pertama di Hotel Desa Wisata Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur 6/1/2018.

Di hadiri oleh KJSKB berbagai daerah se indonesia, Munas ini mengagendakan pemilihan Ketua Umum periode 2017-2020.

Kantor Jasa Surveyor Kadaster Berlisensi ( KJSKB ) lahir dari Permen no 33 tahun 2016, untuk mendamping kementrian Pertanahan dalam hal Pengukuran dan Pemetaan Tanah dari pihak swasta

“Dengan adanya wadah ini kita berharap akan terjalin komunikasi yang aktip dengan kementrian Pertanahan, mengingat program Presiden Joko Widido menargetkna 7 juta bidang sertivikat tanah untuk tahun 2018, maka di sinilah peran swasta di harapkan untuk membantu program pemerintah.”ucap Jeffry yang juga sebagai ketua panitia acara munas.

Diharapkan wadah yang terbentuk ini mampu menyatukan para anggota Kadaster yang sebanyak 107 seIndonesia, dan untuk memayunggi anggota jika terjadi hal yang tidak di inginkan karena profesi ini melekat dengan resiko hukum,” ucap Jeffry.

Senada dengan Jeffry, Harto Widodo yang cukup lama menggeluti profesi kadaster dan dianggap cukup senior ini mengatakan, dengan adanya wadah ini KJSKB dalam melaksanakan profesinya lebih profesional dan harapan kami agar nantinya masalah KJSKB diatur dengan Perpres, kalau sekarang ini diatur dengan Permen khawatirnya nanti ganti mentri ganti aturan, lebih banyak tergantung selera mentri, kalau diatur melalui Perpres kita bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal,” ujar Harto berharap. (yurike).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *